Seorang bocah menjadi korban penembakan teman sebayanya di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Jalan Pakuan, Kecamatan Sumur Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9) sekitar pukul 13.30 WIB. Kasus tersebut ditangani pihak kepolisian.
Kapolrestabes Bandung, Kombes (pol) Jaya Subriyanto mengatakan, saat ini kepolisian masih menyelidiki peristiwa penembakan ketiga anak tersebut. “Kita masih selidiki. Pihak Polrestabes tidak akan menutup-nutupi kejadian ini dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Jaya, Sabtu (4/9).
Sementara itu, hingga Sabtu pagi pihak Gedung Pakuan Bandung, belum bisa dikonfirmasi terkait adanya penembakan oleh ketiga anak kecil di rumah Dinas gubernur Jawa Barat .
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kejadian tersebut berawal ketika anak Gubernur Jawa Barat yang masih duduk di bangku SD, mengajak tiga orang temannya untuk bermain di Gedung Pakuan. Keempatnya yang masih duduk di bangku salah satu SD swasta terkenal di wilayah Bandung Timur itu. Pada pukul 13.30 WIB, anak gubernur pergi untuk melakukan les privat. Namun ketiga temannya tersebut tetap ditinggalkan di rumah dinas gubernur tersebut.
Tanpa disadari ketiga teman anak gubernur tersebut, masuk ke kamar salah satu anak gubernur yang berusia dewasa. Mereka melihat ada senapan angin dan dipakai untuk bermain. Akibatnya menimbulkan korban diantara ketiga anak siswa SD tersebut.
“Saya tidak tahu, karena saat kejadian berlangsung dengan cepat dan kita langsung membawa ke RS Borromeus, diduga korban mengalami luka tembak di bagian bahunya,” ujar salah seorang Kamdal di Gedung Pakuan Bandung.
Pelaku penembakan yang masih dibawah umur tersebut diduga berinisial RA, sedangkan korban penembakan yakni berinisial RZ



comment closed