
toyota-prius
Dari anggeles seorang janda 67 tahun tuntut perusahaan mobil jepang toyata, info yang didapatkan dia menyalahkan perusahaan mobil toyota atas kematian suaminya ketika mobil toyata Prius yang mereka tumpang tiba – tiba melaju kencang tak terkendali, hingga menyebabkan suaminya tewas seketika.
Janda yang menuntut ini adalah Jacquelyn Donoghue yang berasal Nebraka Amerika Serikat. Jacquelyn Donoghue menuntut Perusahaan Mobil Jepang Toyata yang berada di Los Angeles.
Dia juga menuturkan mobil hybrid yang dia tumpangi berserta suaminya tiba – tiba melaju kencang hingga menabrak mobil lain pada desember tahun 2009. Sang suami tewas seketika sedangkan Jacquelyn Donoghue mengalami trauma pada kepalanya, bahu retak dan beberapa tulang ditubuhnya patah.
Tuntutan yang dilakukan Jacquelyn Donoghue ini merupakan gelombang tuntutan hukum yang diajukan warga AS terhadap Toyota. Dari info media otodetik setidaknya ada lebih 30 tuntutan terhadap toyota sudah dilayngkan warga AS menyusul penarikan jutaan mobil Toyota di AS dan di beberapa negara lain.
Dari Toyota sendiri belum memberikan komentar mengenai tuntutan ini. Namun tuntutan terhadap Perusahaan Mobil Jepang Toyata Toyota sudah menyebar di pengadilan Los Angeles County oleh pemilik Prius dan Lexus HS250h hybrid.
Seperti yang Anda dengar kedua model toyota itu bermasalah pada sistem rem ABS. Dan Toyota pun sudah menarik 4 model mobil hybridnya di pasaran untuk memperbaiki dan menginstall ulang software ABS. Dari info otodetik, Toyota Jepang dilaporkan menunda produksi sedan Sai dan Lexus HS250h sampai 20 Februari 2010. Toyota rupanya ingin berkonsentrasi memperbaiki rem kedua model mobil tersebut, laporan ini disampaikan juru bicara Toyota Mieko Iwasaki



comment closed